It's me not yours

Tidak ada nama, tidak ada usia
Tidak ada ragu, tidak ada masa lalu
Tidak ada cerita, tidak ada bahasa
Tidak ada harapan, tidak ada kenangan yang harus dihapus.
Yang ada cuma kamu dan aku, di tengah musik yang bisa bikin orgasme sambil menari.

Jangan lelah mendukung Persela

AWAY DAY MALANG

 Suatu hari jumat tanggal 7 bulan ke 12 tahun kemarin sebuah perjalanan menuju kota malang, berawal dari sebuah kangen yang menggebu-gebu ingin mendukung Persela secara langsung di stadion, saya putuskan away day kesana. Dengan persiapan yang minim saya lari tunggang langgang mencari tiket buat hari itu juga karena hari sabtu tanggal 8 2012 Persela Lamongan main lawan Arema Malang, lari ke stasiun kota Bandung dengan harapan sore saat itu bisa langsung berangkat, tiket masih ada tapi budget seorang anak mahasiswa saya rasa mahal. Dan secepatnya saya lari ke parkiran motor karena jam tangan saya menunjukan pukul 01.15, kenapa lari-larian karena kendaraan yang menuju ke kota malang rata-rata berangkat pukul 16.00. saat mau menuju pool bis malam tiba-tiba motor mogok kehabisan bensin secepatnya lari cari pom bensin, setelah keisi penuh dengan tergesa-gesa menuju ke pool bis. Sesampainya disana ternyata bis ke malang habis dan adanya besok sore, yaudah saya ambil tiket ke Blitar yang berangkat pukul 16.00 dengan harapan besok harus sudah sampai malang. Sudah pukul 15.15 cuaca mendung mau berangkat ke pol ternyata hujan, saya putuskan naik angkot dan macet sedangkan bis sudah mau berangkat tapi saya masih di dalam angkot, saya turun dari angkot lalu pindah ke angkot lainnya dengan tujuan ke terminal bis dengan harapan bis yang dari pool mampir ke terminal, dan ternyata keputusan saya benar bis itu ke terminal cicaheum, dan alhamdulillah tidak ketinggalan bis.

Singkat cerita dengan persiapan yang mendadak akhirnya sabtu pagi tiba juga di Blitar, karena tidak tahu daerah blitar saya tanya seorang ibu disebuah kios warung. ”Ibu permisi mau numpang nanya arah ke malang kemana ya? Masih jauh?” tanyaku, “iku dek sampeyan numpak bis bagong, kiro-kiro sek 2 jam meneh” jawab ibu, “ matur suwon nggih bu”. ternyata dari blitar ke malang masih 2 jam lagi saya kira dari blitar ke malang dekat dan ternyata masih jauh. Dengan bekal tanya ibu baik hati tadi naiklah saya bis bagong kearah Malang, karena kurang tidur semalam di bis ekonomi ini tidur lagi dengan harapan bangun-bangun sudah sampai malang. Setelah bangun sudah masuk daerah kanjuruhan Malang saya kira sudah dekat ternyata masih setengah jam lagi sampai di terminal Arjosari Malang. Sesampainya di terminal Arjosari saya hubungi teman yang berdomisili di malang mau minta jemput di terminal. “plis cuplis, nandi aku saiki nang arjosari iso nyusul ga?” tanya pada teman kecilku yang kuliah di Malang, sudah 5 menit sms saya belum dibales sedangkan saya di arjorasi capek sekali pengen istirahat, buru-buru saya sms temen lainnya. “tong nandi aku nang arjosari iki?” tanyaku ke gentong alias hadi, “temenan ta? Aku sek onok kuliah iki, kon ga ngabari wingi-wingi seh” dibalas sama gentong seperti itu. ah ternyata dia masih kuliah saya sms ke temen yang awayday juga dari jogja, dia sudah sampai dulu di malang. “trak nandi? Aku wes teko arjosari iki susulen yo?” pintaku semoga di jemput cepat, “iki sek nak kontrakane arek-arek, kon mbaringene disusul novian, enten ono dilut.” Oke saya tunggu beberapa menit setelah itu dijemput sama novian.

Temen- temen dari lamongan banyak juga yang awayday ke malang yang jaraknya tidak terlalu jauh, kata temen ada 10 bis dari lamongan yang mau dukung persela di kanjuruhan malang, wah banyak juga temen yang ke Malang. Pukul 10.30 sampai di kontrakan temen dan langsung istirahat terlebih dahulu, singkat cerita jam tangan saya menunjukan pukul 16.30 siap siap berangkat ke kanjuruhan karena Arema vs Persela main jam 19.00. ditemani hujan gerimis sampailah di stadion kanjuruhan malang yang sudah biru dipenuhi pendukung arema. Sebelum masuk ke stadion saya mengambil tiket ke Verdi temen dari lamongan yang mengkoordinasi tiket yang sudah saya pesan kemarin. Bareng - bareng kita masuk ke stadion dan telihat para pemain persela lagi pemanasan, ah sudah lama saya tidak melihat secara langsung seperti ini. Satu tribun dengan LA Mania dan Curva Boys 1967 ultras persela meneriakkan dukungan pada Persela, terlihat begitu bangganya mereka punya Persela Lamongan dengan rela dari lamongan ke malang naik bis dan ada juga naik kendaraan pribadi. Persela adalah tim kebanggan warga lamongan, dengan Persela kota Lamongan menjadi di kenal dan saya bangga pada Persela.

Kickoff sebentar lagi akan berlangsung dan gemuruh di stadion kanjuran mulai terasa dengan hadirnya supporter persela lamongan duduk berdampingan dengan supporter arema. Meneriakkan chant-chant dukungan pada klub kebanggaan. Pertandingan sudah berlangsung dengan tempo yang sedikit tinggi, sang kapten Gustavo Lopez mengkomandoi pemain persela lain dengan gerakan-gerakan elegannya, di depan ada sang pencetak gol Persela Samsul Arif tak lupa juga penjaga gawang handal Choirul Huda, babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-0 bagi arema gol di cetak oleh Beto Goncalves salah satu golnya adalah penalty, dan hasil akhir arema vs persela 3-0 tambahan gol oleh Qishil Gandrum. Meskipun kalah para supporter tetap meneriakan chant-chant dukungan pada persela. Suasana setelah pertandingan kecewa pasti ada di benak para supporter.  Tapi rasa bangga pada Persela dan mendukung langsung ke stadion inilah yang mengikis rasa kecewa pada kekalahan.

Jangan lelah mendukung Persela !!

From RBS .